Mengenali Resiko Penyakit Demansia Bisa Juga Dengan Cara Latihan Cengkraman Tangan

Mengenali Resiko Penyakit Demansia Bisa Juga Dengan Cara Latihan Cengkraman Tangan

Berita Terbaru – Penyakit demensia mengubah seputar 50 juta orang di penjuru dunia, serta jumlahnya itu direncanakan alami penambahan 2x lipat tiap 20 tahun. Walaupun penyakit demensia belumlah ada obatnya, tunda penyakit itu sampai lima tahun akan kurangi separuh jumlahnya kematian.

Mengenali Resiko Penyakit Demansia Bisa Juga Dengan Cara Latihan Cengkraman Tangan

Saat ini beberapa pakar menjelaskan, ada tes simpel yang bisa dikerjakan di dalam rumah untuk tahu apa satu orang beresiko terserang penyakit demensia atau mungkin tidak. Dalam satu riset di AS belakangan ini, beberapa periset temukan jika kemampuan cengkaman tangan yang jelek ialah sinyal awal masalah kognitif –penyebab demensia. Pakar dari North Dakota State University temukan, tiap pengurangan kemampuan cengkaman 5 kg dihubungkan dengan kesempatan 18 persen semakin besar untuk perubahan kognitif yang kronis.

Jadi contoh, pria berumur 30 tahun rata-rata berkekuatan pegangan seputar 40 kg. Riset yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer Disease tahun kemarin mengaitkan jika dokter harus memertimbangkan lihat kemampuan cengkaman dalam penilaian peranan kognitif. Prof. Ryan McGrath yang pimpin riset menjelaskan hal tersebut harus dimasukkan dalam penilaian teratur pada pasien yang lebih tua. “Ini langkah simpel serta tidak invasif, cuma memegang serta meremas,” kata McGrath pada Healthline.

Mengetes di dalam rumah
Seorang dokter umumnya mengukur kemampuan cengkaman dengan dinamometer pegang, tetapi beberapa pusat kesehatan memiliki alat itu. Yang perlu kita kerjakan ialah memegang alat dengan semua kemampuan. Umumnya 3x untuk semasing tangan. Score rata-rata selanjutnya dihitung memakai pengukuran dari ke-2 tangan.

Minimal score harus sejumlah 105 pada pria serta 57 pada wanita. Bila tidak punya dinamometer, ada trick lain yang dapat kita coba di dalam rumah atau gym. Yakni satu set timbangan kamar mandi, timer, serta pull-up bar atau suatu hal yang sama. Letakkan rasio dibawah bar serta mengatur timer lima detik. Selanjutnya, berdirilah di atas timbangan serta check penghitungannya tepat sebelum kita menempatkan tangan di atas pull-up bar.

Tanpa ada menekuk siku, pergelangan tangan atau lutut, pegang tangan di seputar mistar serta angkat beban sebanyak-banyaknya dari timbangan. Mintalah satu orang mencatat hasil baru dalam rasio, yang semakin lebih kecil dari berat tubuh kita. Untuk hitung kemampuan pegangan, kita perlu kurangi berat tubuh sekalian menggenggam bar. Tulis hasil ini serta terus melacak kemampuan pegangan memakai cara yang sama. Ini akan menolong kita lihat penambahan sesudah lakukan latihan penguatan.

Bersamaan menambahnya umur, kemampuan cengkaman kita melemah serta mengubah kehidupan setiap hari. Beberapa hal simpel seperti buka toples, bawa barang belanjaan, serta memutar gagang pintu dapat jadi lebih susah. Sama dengan otot lain di badan, bila kita tidak melatihnya, karena itu peranan otot pada tangan bisa alami penurunan mencolok. Jadi, langkah paling baik untuk memertahankan kemampuan cengkaman yakni dengan melatih otot-otot di lengan serta tangan kita dengan teratur.

Back to Top