Pemain Berdarah Denmark Ini Akhirnnya Kesampaian Untuk Membela Panji Ac Milan

Pemain Berdarah Denmark Ini Akhirnnya Kesampaian Untuk Membela Panji Ac Milan

Berita Terbaru – AC Milan barusan menyelesaikan transfer pemain berasal dari Denmark Simon Kjaer dengan status utang dari Sevilla. Pemain yang berposisi jadi bek tengah itu awalnya adalah pemain Atalanta. Sesudah kontrak waktu peminjamannya selesai, Simon Kjaer kembali pada Sevilla. Pemain berumur 30 tahun itu cuma dipinjamkan ke Atalanta sepanjang enam bulan.

Pemain Berdarah Denmark Ini Akhirnnya Kesampaian Untuk Membela Panji Ac Milan

Sesudah kembali pada Sevilla, pemain dari Denmark itu langsung dipinjamkan ke AC Milan. Simon Kjaer dipinjamkan ke Rossoneri, panggilan AC Milan, sampai 30 Juni 2020 akan datang. Dalam persetujuan itu, AC Milan memiliki pilihan pembelian permanen di akhir musim.

Sesudah sah dikenalkan, Simon Kjaer ungkap kegembiraannya sebab menjadi sisi Rossoneri.

“Bermain untuk AC Milan ialah mimpi buat saya. Saya ada dalam suatu club bersejarah yang sudah melahirkan beberapa bek tengah paling baik di dunia,” tuturnya pada AC Milan TV. “Saya tetap di inspirasi oleh Maldini, saya mengimpikan AC Milan sepanjang tahun serta saat ini saya pada akhirnya ada di sini,” tuturnya.

Sebelum masuk dengan team asal kota Milan itu, Simon Kjaer sempat berbincang-bincang dengan bekas penyerang AC Milan asal negaranya, Jon Dahl Tomasson, mengenai club. “Saya bicara dengan Jon Dahl Tomasson minggu lalu, ia tetap punya beberapa hal baik untuk disebutkan mengenai AC Milan,” tutur Kjaer.

Simon Kjaer menjelaskan jika ia ingin membuat kesan-kesan yang baik di San Siro meskipun cuma untuk pemain utang.

“Saya kembali pada Serie A untuk temukan beberapa pemain kuat, tim-timnya tampil lebih baik di Eropa serta mereka mainkan style sepak bola yang bertambah cepat serta kekinian,” katanya. “Terdapat beberapa pemain muda bermutu tinggi, ini project yang menarik di sini. Saya memang dipinjamkan, tapi saya ingin memberi segala hal serta menunjukkan jika saya dapat tinggal di sini,” kata Simon Kjaer.

Diluar itu, Kjaer menjelaskan jika Zlatan Ibrahimovic ialah pemain hebat meskipun telah berumur 38 tahun. “Ia belum beralih, pada umur 30 atau 38 tahun, ia masih orang yang sama, yang saya jumpai berulang-kali. Ia kemungkinan tidak punya fisik yang sama juga dengan 10 tahun waktu lalu, tapi ia masih beresiko,” sebut Kjaer. “Saya melihat laga menantang Cagliari serta ia yang memastikan, itu kenapa saya yakin Milan membawanya kembali,” papar Kjaer.

Back to Top