Salah Seorang Bonek Tanggapi Ketidak Bolehan Mereka Tampil Di Sleman

Salah Seorang Bonek Tanggapi Ketidak Bolehan Mereka Tampil Di Sleman

Berita Terbaru – Satu diantara pentolan Bonek, Saiful Antoni, memberi respon timbulnya larangan melihat pertandingan PSS Sleman versus Persebaya Surabaya di Liga 1 2019. Menurut Saiful, larangan itu ialah pukulan keras buat Bonek yang ingin memberi suport pada Persebaya Surabaya. Sang pentolan merasa ketetapan itu sulit untuk diterima oleh para bonek.

Salah Seorang Bonek Tanggapi Ketidak Bolehan Mereka Tampil Di Sleman

Sesuai dengan agenda Liga 1 2019, pertandingan PSS versus Persebaya akan diadakan di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (11/7/2019). Panpel PSS sudah membuat ketetapan tidak untuk memberi jatah pada supporter tamu, yaitu Bonek. Panpel lakukan ini demi meminimalisir adannya hal hal yang tidak dinginkan terjadi kala pertandingan itu dilaksanakan. “Tentu saja ini pukulan keras buat kami, terutamanya supporter Persebaya, Bonek. Cuma kesempatan ini kami mendapatkan larangan ada di wilayah Yogjakarta serta sekelilingnya,” membuka Capo Ipul, panggilan karip Saiful.

Capo Ipul merasakan tidak semestinya Bonek dilarang melancong ke Sleman untuk memberi dukungan Persebaya bertanding. Karena, Bonek sekarang telah beralih. Beberapa hal positif yang dikerjakan oleh Bonek dalam beberapa waktu paling akhir. “Sebetulnya ini, suatu apa ya, hal yang tidak adil menurut rekan-rekan Bonek sebab pada intinya, kami ialah masyarakat negara Indonesia yang memiliki hak melancong kemana sajakah asal masih menghormati, menghargai tata tertip di satu kota wilayah,” tutur Cepo Ipul.

“Semestinya, larangan itu harus juga dilandasi dengan beberapa hal apa dahulu. Tidak langsung main jam rata dilarang. Banyak kok pergantian Bonek sekarang ini,” katanya memperjelas. Selain itu, pria sebagai capo di podium utara Stadion Gelora Bung Tomo itu akui telah merajut komunukasi dengan supporter PSS.

Capo Ipul menyebutkan jika kehadiran Bonek sebetulnya benar-benar diinginkan oleh supporter PSS. “Komunikasi kami dengan BCS (Brigata Curva Sud) -kelompok supporter PSS- benar-benar baik. Bahkan juga, semenjak jauh hari juga, kita telah komunikasi,” katanya. “Memang dengan barisan, supporter tentu saja BCS masih menginginkan dulur-dulu Bonek dapat memberi dukungan team kebanggaan di Stadion Maguwoharjo.” “Tetapi balik lagi, semuanya berada di perizinan. Tentu saja itu berada di tangan kepolisian DIY serta Panpel PSS Sleman,” tutup Capo Ipul.

Back to Top